Affiliate Program ”Get Money from your Website” Get cash from your website. Sign up as affiliate.

17 Jul 2012

Rencana dan Pembangunan Institut Teknologi Bandung (ITB)

Mulai tahun 2010, ITB membangun 4 gedung baru dengan ketinggian bangunan hingga 10 lantai. Keempat bangunan ini akan didirikan di Kampus Ganesha bagian utara. Pembangunan tersebut  sebagian  didanai oleh pinjaman dari the Japan International Cooperation Agency (JICA) dan sebagian dari Pemerintah Indonesia.
Bangunan baru di kawasan ini, CAS (Center of Advance Studies) yang akan berlokasi di pool kendaraan, CRCS (Center of Research and Community Services) yang akan berlokasi di daerah kantor LAPI ITB dan Puslog ITB, CADL (Center for Arts, Design, and Language) yang akan menggantikan Gedung Serba Guna (GSG), CIBE (Center for Infrastructure and Built Environtment) yang akan bertempat di sebalah barat Gedung Program Studi Fisika dan Program Studi Teknik Sipil, sebelah utara dari Gedung Basic Science.

  1. Pembangunan Laboratorium Uji Doping
Bekerjasama dengan Kementertian Negara Pemuda dan Olah Raga Republik Indonesia dalam rangka mengurangi ketergantungan pengujian sampel anti-doping atlet Indonesia ke laboratorium pengujian yang terakreditasi di luar negeri. Rencana pembangunan sarana laboratorium pengawasan doping ini berlokasi di kompleks Sasana Olahraga Ganesha (Saraga) di Lebak Siliwangi, Bandung.

  • Pembangunan Gedung Riset dan Museum Energi & Mineral
  • Revitalisasi Perpustakaan
  • Revitalisasi Sub-Center
  • Pembangunan Selasar & Trotoar
  • Pembangunan Halte
  • Pembangunan Jalan Lingkar TImur
  • Penataan Lalu Lintas
  • Penataan Parkir
  • Pengembangan Kawasan Salman
  • Pembuatan entrance Utara kawasan YPM Salman ITB dan renovasi masjid Salman ITB. Penyelesaian pembangunan gedung GSG dan GSS. Pembangunan Gedung GST berupa 4 lantai parkir basement dan 8 lantai gedung aktifitas pusat pembinaan karakter. Pembenahan Taman Ganesa dan kawasan sekitar pulau salman agar kondusif bagi pusat pembinaan.
  • Pembangunan rusunawa mahasiswa S2 dan S3 ITB
  • Pembangunan Salman 2 : Pusat Pembinaan Karakter dan Technopreneurship.
  • Penataan Area Skanda & Bosscha
  • Usulan Penataan lain (Gedung FTMD, Kimia, Fisika)


Sosialisasi Rencana Pembangunan & Penataan Kampus ITB Tahun 2012 – 2014

Sehubungan dengan telah dan akan dilakukannya pembangunan Gedung dan Penataan Fasilitas di Kampus ITB, serta informasi mengenai ITB Multikampus, pada tanggal 11 April 2012 dan 18 April 2012, telah dilakukan Sosialisasi bertempat di Aula Barat ITB. Sosialisasi dibagi menjadi 2 sesi, yaitu sesi1 (tanggal 11 April) diperuntukkan bagi Mahasiswa, sementara sesi 2 (tanggal 18 April) diperuntukkan bagi dosen dan karyawan.Acara ini sendiri diselenggarakan oleh Wakil Rektor Bidang Komunikasi, Kemitraan dan Alumni (WRKMA) dan Wakil Rektor Bidang Keuangan, Perencanaan dan Pengembangan (WRURK).

Acara dibuka langsung oleh Dr. Ir. Puti Farida Marzuki selaku Wakil Rektor Bidang Keuangan, Perencanaan dan Pengembangan (WRURK). Acara dilanjutkan dengan penjelasan/presentasi tentang Sosialisasi Rencana Pembangunan dan Penataan Kampus ITB tahun 2012-2014, yang disampaikan langsung oleh Direktur Pengembangan, Dr. Rudy Hermawan Karsaman.

Dalam paparannya, Direktur Pengembangan menjelaskan tentang Pembangunan Gedung-gedung serta penataan yang telah dan sedang dilakukan, serta yang akan direncanakan di kampus ITB Ganesha, antara lain:

Pembangunan Gedung JICA
Pembangunan Lab Uji Doping
Pembangunan Gedung Riset dan Museum Energi&Mineral
Revitalisasi Perpustakaan
Revitalisasi Sub Center
Pembangunan Selasar & Trotoar
Pembangunan Canopy Saraga
Pembangunan Halte
Pembangunan Jalan Lingkar Timur
Penataan Lalu lintas
Penataan Parkir
Pengembangan Kawasan Salman
Penataan Area Skanda & Boscha
Pembangunan Gedung FTMD, Kimia, Fisika

Selain itu juga dijelaskan mengenai Pengembangan Multikampus ITB yang sedang dan akan direncanakan, yaitu ITB Jatinangor yang sudah mulai beroperasi dengan dibukanya dua jurusan baru yaitu Rekayasa Kehutanan dan Rekayasa Pertanian, ITB Bekasi yang sedang dalam tahap perencanaan, ITB Walini yang sedianya akan menjadi proyek masa depan ITB di tahun 2020 serta ITB Malaysia yang masih dalam tahap rencana awal sebagai bentuk kerjasama dengan pemerintah Malaysia.


Pada acara berikutnya, dilakukan pula sosialisasi mengenai Project JICA yang sedang dirancang dan dikerjakan oleh Tim Pembangunan yang diketuai oleh Dr. Ir. Muslinang Moestopo selaku PIU Project JICA. Dalam presentasinya, dijelaskan tentang gambaran bangunan-bangunan yang akan dibangun, perubahan-perubahan serta dampaknya terhadap aktivitas kemahasiswaan. Hal ini perlu dijelaskan supaya aktivitas perkuliahan tidak terganggu dengan adanya konstruksi proyek nantinya.

Acara diakhiri dengan sesi tanya jawab oleh mahasiswa maupun oleh beberapa karyawan ITB. Beberapa masukan dipaparkan pula dalam sesi tanya jawab tersebut. Namun dari semua pertanyaan dan masukan yang ada, dapat disimpulkan bahwa semua pembangunan tersebut telah direncanakan dan dipersiapkan dengan baik dengan tujuan untuk mendukung peningkatan kualitas ITB menuju World Class University.

Dalam event tersebut juga diadakan stand pameran untuk mempresentasikan rancangan-rancangan yang telah dibuat oleh Tim Perencana dari seluruh proyek pembangunan.

Serah terima Selasar Perpustakaan ITB oleh Alumni ITB’92



Dalam rangka implementasi penataan kampus ITB Ganesha, beberapa fasilitas pendukung telah dan sedang dibangun. Salah satu yang telah selesai dibangun adalah selasar Perpustakaan Pusat ITB. Seperti diketahui, fungsi selasar di kampus ITB Ganesha menjadi cukup krusial mengingat kampus ITB Ganesha didesain sebagai kampus yang diperuntukkan bagi pejalan kaki, sehingga diperlukan kondisi yang nyaman dan memadai untuk pejalan kaki dapat menyusuri seluruh wilayah kampus. Keberadaan selasar sangat diperlukan terutama untuk melindungi pejalan kaki, dalam hal ini mahasiswa dari panas dan hujan.

Untuk mendukung hal ini, pihak alumni angkatan ’92 bekerjasama dengan Direktorat Pengembangan telah menyelesaikan selasar Perpusatakaan Pusat ITB. Selasar ini menghubungkan antara teras Perpustakaan Pusat ITB dengan jalan raya di sebelah selatan. Adanya selasar ini diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan civitas akademika untuk berjalan kaki tanpa terkena panas atau hujan.

Sebagai peresmian selasar ini, pada tanggal11 Juni 2012 diadakan acara serah terima oleh angkatan ’92 kepada pihak ITB yang diwakili oleh Wakil Rektor Bidang Sumber Daya dan Organisasi (WRSO), Prof.Dr. Irawati, MS. Acara ini dihadiri juga oleh Wakil Rektor Bidang Komunikasi, Kemitraan, dan Alumni (WRKMA), Prof.Ir. Hasanuddin Z. Abidin, M.Sc. 

Video  Rencana pengembangan Kampus ITB 












Ground Breaking Pembangunan Asrama Mahasiswa












terkait

Ground Breaking pembangunan asrama mahasiswa






Pembangunan Gedung ITB di Johor, Malaysia


Rencana pengembangan Kampus ITB di Malaysia berawal dari tawaran pemerintah Malaysia untuk membangun Kampus/Fakultas di Malaysia.

Pertemuan pertama dihadiri oleh pihak Malaysia pada hari Selasa 18 Mei di Gedung CCAR ITB. Tujuan kedatangannya adalah mengundang ITB untuk menyelenggarakan kegiatan akademik di Malaysia. Lokasi yang telah disediakan terletak di Pagoh, Johor Baru 180km dari Kuala Lumpur seluas 4000 acre (16 ha).

Untuk pembangunan kampus dan infrastruktur kampus telah ditunjuk Sime Darby, sebuah perusahaan yang berkecimpung dalam bidang perkebunan, properti, industri, motor dan energi dan utilitas sebagai pelaksana. Pendidikan dilaksanakan dengan sistem otonomi penuh oleh ITB. Dengan target mahasiswa antarbangsa (China, Malaysia, Middle East dsb) dan pendidikan akan mencakup tahap sarjana dan pasca sarjana.

Kampus ITB Bandung




http://sketsa-artsketsadesign.blogsp...ampus-itb.html


Kampus ITB Bandung

Dalam rangka meningkatkan keefektifan dan efisiensi sistem alokasi sarana dan prasarana, maka upaya penataan yang dapat dilakukan di dalam Kampus ITB-Ganesha adalah dengan menata kembali efektifitas rencana penggunaan lahan dan bangunan. Pembangunan gedung-gedung baru masih mungkin dilakukan bila ruang yang lama sudah tidak dapat digunakan lagi atau sudah tidak efektif lagi bila dikembangkan lebih lanjut. Untuk itu, pendataan ulang efektifitas penggunaan ruang mutlak dilakukan sebelum dibuat keputusan untuk membangun fasilitas baru.

Selanjutnya, konsep umum penataan Kampus ITB-Ganesha akan diarahkan sebagai berikut:
Pola penggunaan lahan yang mendukung program aktifitas kampus
Fasilitas publik berada dalam standar waktu tempuh pejalan kaki 10 menit dari pusat kampus dengan standar jarak tempuh pejalan kaki 200 m
Fungsi publik ditata pada area-area yang meminimalkan kebutuhan pencapaian dengan kendaraan
Fungsi-fungsi dalam klaster akademik terhubungkan dengan sistem selasar menerus
Dalam upaya mengefektian penggunaan lahan, sedapat mungkin lahan dimampatkan agar bangunan-bangunan satu sama lain dapat saling terhubungkan. Ruang-ruang luar yang tercipta di antara bangunan ditata ulang untuk mendapatkan tingkat efektifitas yang lebih tinggi
Akses dari dan ke bangunan dirancang untuk dapat memudahkan pencapaian dari setiap bangunan terutama oleh pejalan kaki
Penggunaan fasilitas-fasilitas diarahkan untuk dapat diatur secara multi-fungsi dengan tetap mempertimbangkan standar, kriteria, dan kapasitasnya.

Dalam rangka mengimplementasikan ITB Ganesha sebagai kampus yang berkelas dunia, ada beberapa program implementasi yang direncanakan dan sebagian telah/sedang dilaksanakan :
Revitalisasi Perpustakaan
Revitalisasi Sub Center
Pembangunan Selasar & Trotoar
Pembangunan Canopy Saraga
Pembangunan Halte
Pembangunan Jalan Lingkar Timur
Penataan Lalu lintas
Penataan Parkir
Pengembangan Kawasan Salman
Penataan Area Skanda & Boscha


Rencana kampus ITB Bekasi


ITB Bekasi. Masterplan Pengembangan Kampus Riset Industri ITB merupakan manifestasi dari misi pembangunan multi kampus ITB yang dilaksanakan berdasarkan kerjasama antara ITB dan Pemerintah Kabupaten Bekasi. Lahan yang dijadikan sebagai lokasi kampus merupakan hibah dalam bentuk hak penggunaan lahan permanen. Kampus riset industri akan dibangun bersinergi dengan penelitian terapan dan proses inovasi industri yang secara bersamaan akan meningkatkan jumlah SDM yang akan berperan penting bagi kepentingan nasional maupun Kabupaten Bekasi. Penelitian pengembangan kampus ITB industri akan berlangsung pada salah satu bagian dari Kota Baru Delta Mas dengan luas tanah 40 hektar. Lokasi kampus strategis dan terletak di antara kawasan industri terbesar di Bekasi dan koridor Karawang-Purwakarta serta berada diantara Jakarta dan Bandung. Lokasi ini juga berdekatan dengan Central Business District dari Kota Baru Delta Mas yang akan dikembangkan di masa depan sebagai area gedung perkantoran bertingkat tinggi dan fasilitas lain yang didukung oleh area komersial.

http://taruko.wordpress.com/2011/10/...lajar-berdiri/


The way we held each others hand
The way we talked, the way we laughed
It felt so good to find true love
I knew right then and there you were the one



Pengembangan Kampus ITB Jatinagor


Institut Teknologi Bandung - Kampus Jatinangor

Luas Lahan 47 Ha
Operasional Mulai Tahun Ajaran 2012/2013
Rencana Jumlah Mahasiswa 2700
Rencana Jumlah Fakultas/Sekolah 2
Rencana Jumlah Program Studi 5


Sekolah Ilmu Teknologi Hayati - SITH
- Bioengineering
- Ilmu tentang Perhutanan
- Ilmu tentang Pertanian
Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan
- Infrastruktur dan Sanitasi Lingkungan
- Sumber Daya Air
http://www.itb.ac.id/news/3071.xhtml


Progress


progress asrama

http://roadflame.wordpress.com/2012/...tb-jatinangor/

The way we held each others hand
The way we talked, the way we laughed
It felt so good to find true love
I knew right then and there you were the one


Rencana Induk Pengembangan ITB 2006-2025 - ITB 2020


Artikel Terkait

Terima kasih sekali yang mau/telah share artikel ini ke Teman-teman yang lainnya

0 komentar