Selasa, 17 Juli 2012

Menggunakan Energi Surya Di Hari Mendung

Dengan hampir setiap negara di dunia mencari cara kreatif untuk menghasilkan energi untuk rumah dan keperluan bisnis, maka tidak mengherankan bahwa tenaga surya mendapat perhatian lebih. Meskipun telah banyak orang yang telah memahami dasar-dasar cara kerja panel surya dan caranya untuk menyimpan energi, masih banyak orang yang tidak memahami seluk-beluk bagaimana tenaga surya dihasilkan.

Berikut adalah beberapa informasi yang dapat membantu menjernihkan mitos-mitos mengenai apa yang bisa dan tidak bisa dicapai dengan menggunakan sistem listrik tenaga surya.

Listrik Tenaga Surya di Hari Cerah
Mungkin salah satu mitos paling umum mengenai penggunaan energi surya adalah bahwa pada hari-hari ketika cuaca mendung atau tidak ada sinar matahari yang banyak, sistem listrik tenaga surya akan berhenti sama sekali. Untungnya, hal ini tidak terjadi karena beberapa alasan.

Pertama, sama seperti kita yang masih dapat merasakan sengatan matahari pada hari berawan, panel surya masih dapat mengumpulkan sejumlah energi dari sinar matahari, bahkan pada hari mendung.

Meskipun benar bahwa jumlah energi yang dapat dikumpulkan tentu berkurang dari jumlah yang dapat ditangkap pada hari yang cerah, proses pengumpulan energi tetap berlangsung setiap saat bila masih ada sejumlah sinar matahari. Selain itu, energi listrik dari tenaga surya dapat disimpan dalam baterai yang sering disebut sebagai modul surya. Energi pada modul ini dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan listrik pada malam hari serta melengkapi jumlah listrik yang dikumpulkan pada saat hari berawan.

Kedua, menurut pengalaman, di sebagian besar negara memperoleh rata-rata sinar matahari yang cukup untuk memproduksi tenaga surya sebagai sumber energi yang layak bagi kebutuhan di rumah. Misalnya, Inggris rata-rata mendapatkan 2,5 jam sinar matahari untuk memproduksi energi per hari selama setahun. Rata-rata ini lebih dari cukup dengan penggunaan teknologi mutahir untuk memenuhi kebutuhan energi rata-rata rumah tangga.

Karena metode untuk memanfaatkan dan menyimpan energi sinar matahari terus membaik, kita dapat mengasumsikan bahwa tenaga surya akan dapat mencukupi kebutuhan energi pada hari berawan serta di malam hari.

Saat ini, panel energi surya dapat menangkap energi di kisaran lima belas hingga dua puluh persen selama hari berawan dibandingkan energi yang dikumpulkan pada hari-hari cerah. Dalam banyak kasus, persentase yang tampaknya rendah ini cukup untuk memasok kebutuhan listrik di rumah tersebut tanpa harus bergantung pada daya baterai surya dibuat yang sudah siap digunakan. Dan juga, tenaga surya tidak hanya merupakan cara yang baik untuk memenuhi tuntutan konsumsi energi di rumah saat ini, tapi juga memiliki kemampuan untuk memproduksi lebih banyak daya energi untuk disimpan guna penggunaan yang lebih luas, yaitu hanya dengan memperbanyak array panel surya dan sistem penyimpanan baterainya.

Tentu saja, tenaga surya masih merupakan sumber daya yang relatif baru dalam penjelajahan kita untuk mendapatkan energi alternatif. Meskipun konsep tenaga surya telah membuat beberapa langkah besar dalam tiga puluh tahun terakhir ini, para pendukungnya mengatakan bahwa pada dekade selanjutnya kita akan melihat sejumlah progres pada teknologi listrik tenaga surya. Inovasi yang baru akan menciptakan pefaatan sinar matahari bahkan menjadi lebih layak, tidak hanya aman dan bersih untuk rumah, tetapi juga untuk keperluan bisnis dan gedung perkotaan juga.

Share this :

0 komentar: