Selasa, 17 Juli 2012

Kenapa Memilih Mobil Hibrida

Pada abad ke-21, tidak diragukan lagi bahwa gaya hidup hijau sudah menjadi trend. Banyak selebriti Hollywood yang mengendarai mobil hibrida, dan juga berbicara mengenai makanan organik dan berlatih yoga hampir setiap hari. Hal yang kita soroti saat ini adalah mengenai pemakaian mobil hibrida. Apakah hibrida benar-benar mendukung gaya hidup hijau?

Konsumsi Bahan Bakar Mobil Hibrida
Sebuah mobil hibrida lebih hemat bahan bakar, bahkan beberapa jauh lebih hemat daripada yang lain. Honda Insight bisa mencapai 68 mil per galon saat dikendarai di jalan raya, sungguh mengesankan. Dari segi keekonomisan bahan bakar, membeli sebuah sedan hibrida dibandingkan sedan tradisional tentu merupakan pilihan yang lebih hijau.

Dengan akal sehat, memilih mobil hibrida akan memberikan dampak positif terhadap lingkungan dalam hal total jumlah bahan bakar yang digunakan.

Konsumsi bahan bakar yang lebih rendah tidak hanya mempengaruhi konsumsi minyak bumi dunia. Pertimbangan penting lainnya dalam penggunaan lebih sedikit bahan bakar adalah jumlah gas beracun yang dilepaskan ke udara saat digunakan.
Polusi udara dan pemanasan global merupakan ancaman bagi lingkungan sehingga mesti kita kurangi sejak saat ini juga.

Baterai Pada Mobil Hibrida
Apakah ada fitur lain yang membuat mobil hibrida lebih hijau daripada mobil tradisional? Mungkin, baterai mobil hibrida menjadi bahan perdebatan tentang dampaknya terhadap lingkungan. Semua produsen berjanji bahwa nikel pada baterai hibrida lebih sedikit bahayanya bila dibandingkan dengan timbal pada baterai mobil tradisional. Mereka berdiri di belakang pernyataan bahwa jika baterai tersebut didaur ulang dengan benar, mereka memiliki lebih sedikit dampak terhadap lingkungan dibandingkan baterai tradisional lainnya. Untuk memastikan hal ini, Toyota dan Honda memberi label baterai hibrida dengan petunjuk daur ulang. Yang lebih penting lagi, mereka memeberikan intensif bagi baterai-baterai yang didaur ulang.

Mobil Hibrida dan Lingkungan
Berbicara mengenai polusi udara, mobil hibrida menghasilkan kurang dari setengah karbon dioksida dan setengah dari karbon monoksida yang diproduksi oleh mobil-mobil non-hibrida. Mobil hibrida juga memproduksi lebih sedikit oksida nitrogen, hidrokarbon, dan partikulat dibandingkan mobil tradisional. Partikulat adalah campuran jelaga dan debu yang mengambang di udara yang bila terhirup menjadi racun bagi tubuh, memberikan kontribusi terhadap kanker, gangguan pernapasan, dan penyakit jantung. Fakta bahwa mobil hibrida menghasilkan lebih sedikit emisi membuat mobil hibrida menjadi pilihan yang sangat ramah lingkungan.

Harga Mobil Hibrida
Beberapa orang membeli mobil hibrida karena mereka akan menjadi lebih murah dalam jangka panjang (akumulasi iritnya bahan bakar akan melebihi selisih harga mobil hibrida dan harga mobil tradisional). Cara pikir ini mungkin saja salah karena hanya pembeli yang menggunakan mobil hibrida mereka untuk pemakaian lebih dari lima tahun yang akan mendapatkan keuntungan ini.
Namun, ada alasan utama lainnya di balik pilihan mobil hibrida ini, yaitu alasan perhatian pada kelestarian lingkungan.

Dari konsumsi bahan bakar, emisi yang dikeluarkan, dan penggunaan baterainya, mobil hibrida jauh lebih hijau dari mobil konvensional, tanpa keraguan.

Share this :

0 komentar: