Sabtu, 16 Juni 2012

Menhir Di Situs Pangguyangan dan Tugugede Pelabuhan Ratu



Tatar sunda - Ada kemungkinan batu datar tersebut memiliki hubungan dengan bangunan induk megalit di Pangguyangan.

Tugugede

Komplek megalitik Tugugede terletak lebih kurang 6 km di sebelah baratdaya kompleks megalitik Pangguyangan, 
termasuk dalam wilayah Kelurahan Cikakak. Situs megalitik Tugugede, tepatnya terletak di lereng bagian barat
 gunung Batu Lawang. Tinggalan-tinggalan tradisi budaya megalitik yang terdapat di kawasan ini antara lain berupa 
batu lumpang, batu dakon, batu altar, jambangan batu, serta menhir. Secara keseluruhan tinggalan-tinggalan 
megalitik tersebut di bagi atas dua komplek tinggalan sebagai berikut :

1. Kompleks utara

Kompleks megalitik Tugugede utara ditandai oleh sebuah menhir yang berukuran cukup besar dengan tinggi lebih kurang 4 m, yang biasa 
disebut ‘Tugugede”. Disamping menhir yang berukuran raksasa, di lokasi tersebut juga ditemukan menhir-menhir berukuran kecil serta 
dua buah batu datar, yang diperkirakan sebagai tempat melakukan upacara pengagungan arwah nenek moyang.

2. Kompleks Selatan

Pada kompleks selatan terdapat sebuah banguan teras berundak, dengan tinggi lebih kurang 55 cm. Pada bagian barat batas teras ini terdapat 
4 batu tegak yang diperkirakan berfungsi sebagai penguat badan teras, dan bagian atas teras tersebut terdapat 7 buah sisa pondasi bangunan. 
Sedangkan di bagian tenggaranya lagi masih terdapat sebuah bangunan teras yang ditandai oleh sebuah monolit besar dan menhir-menhir kecil serta papan batu pada bagian depannya.

Tinggalan-tinggalan lain yang termasuk kedalam kelompok selatan ini, antara lain :

a. Batu Dakon


Batu Dakon tersebut terdapat di pinggiran sawah. Pada bagian atas batu yang berbentuk datar dan halus terdapat 10 lubang, 
dengan ukuran rata-rata diameter lubang 22 cm dan ukuran dalam 13 cm.

b. Jambangan Batu (Batu Julang)

Yang dimaksud dengan batu julang adalah sebuah batu yang telah dikerjakan oleh tangan manusia dengan bentuk seperti jambangan. 
Jambangan batu tersebut ditemukan di pinggir bangunan berundak. Jambangan batu tersebut pada waktu ditemukan dalam keadaan 
membujur arah utara-selatan, dan dalam keadaan tidak tertutup. Di sekitar jambangan batu tersebut juga ditemukan pecahan-pecahan 
batu sabak yang merupakan dasar untuk meletakkan jambangan tersebut.

c. Batu Lumpang

Batu lumpang ditemukan pada jarak lebih kurang 9 m di sebelah utara jambangan batu. Pada bagian permukaan batu yang rata dan datar,
 ditempatkan sebuah lubang yang kelihatannya aus karena pemakaian.

d. Batu Gudang

Batu gudang merupakan kumpulan batu-batu monolit yang cukup banyak, yang terlatak di bagian paling timur kompleks megalit Tugugede. 
Di dekat batu gudang tersebut juga ditemukan menhir-menhir kecil yang terbuat dari papan batu. Diperkirakan batu gudang ini merupakan 
sumber bahan untuk pembuatan monumen megalit di daerah tersebut.


Ciarca

Ciarca termasuk kelurahan Cikakak. Tinggalan megalitik yang terdapat di daerah tersebut antara lain berupa 2 arca megalitik, menhir serta jambangan batu. 
Kedua arca megalit tersebut digambarkan berbeda baik dalam hal penggambaran, maupun ukurannya. Sedangkan menhir maupun jambangan batu yang ditemukan disini, 
juga tidak berbeda dengan jambangan batu yang pernah ditemukan sebelumnya, hanya saja jambangan batu yang ditemukan disini berukuran lebih kecil.

Sumber : internet

Share this :

0 komentar: